Tumpukan Bekas Galian di Jalan Sei Belutu dan Jalan Sriwijaya, Timbulkan Becek dan Debu

EKSISNEWS.COM, Medan – Tumpukan tanah bekas galian proyek drainase di Jalan Sei Belutu dan Jalan Sriwijaya dinilai sangat mengganggu bila turun hujan, sehingga  membuat jalanan berlumpur (becek) dan saat terik menimbulkan debu beterbangan.

“Susah bang, tumpukan tanahnya gitu-gitu aja,” ujar salah seorang warga saat memantau di Jalan Sei Belutu dan Jalan Sriwijaya, Selasa (11/1/2022).

Saat konfirmasi melalui pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan sampai kepada UPT Medan Sunggal, diperoleh keterangan melalui petugas yang  mengatakan kalau sifatnya proyek langsung ditangani dinas, sedangkan UPT disebutkan fokus  dalam menangani PSU dan penambalan jalan rusak.

Mengenai tumpukan tanah ini, diketahui sudah mendapat perhatian serius dari Walikota Medan, Bobby Nasution, hal tersebut terungkap saat meninjau langsung bersama Kadis PU Topan O Ginting (mantan Camat Medan Tuntungan),Kamis malam lalu.

Menanggapi itu, Anggota Komisi IV DPRD Medan Renville Napitupulu mendorong  segera dituntaskan terkait tumpukan tanah bekas galian proyek drainase.

“Dan, kita berharap ini jangan hanya sebatas janji,” ujar Renville.

Adapun, pengamatan di lapangan, sejak Jumat sampai Selasa tumpukan tanah bekas galian masih bercokol walau alat berat sudah dikerahkan Dinas PU Medan.(ENC-2)

Comments are closed.