Wow…!!! Diberitakan Sekolah Tak Terawat dan Jual Seragam, Kepsek SMPN 3 Percut Sei Tuan Blokir Nomor WA Wartawan
EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Kepala sekolah SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan, Erydawati diduga memblokir nomor wartawan setelah munculnya pemberitaan di media online eksisnews.com, terkait tempatnya bertugas.
Salah satu perilaku kurang baik itu dilakukan seorang kepala sekolah yang melakukan pemblokiran nomor wartawan WhatsApp (WA), bertujuan agar tidak dapat menghubunginya dan untuk selanjutnya.
Awak media ini berniat untuk konfirmasi buat kelanjutan berita terkait kurang terawatnya gedung sekolah dan adanya jual beli baju seragam di sekolah tersebut, namun waktu di telpon hanya nampak pangilan saja bukan berdering, bahkan foto profil nomor WA tidak muncul, dugaan kepala sekolah tersebut memblokir nomor wartawan.
Keterbukaan informasi publik sangat perlu, apalagi dalam hal pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBN/APBD, agar masyarakat serta elemen yang ada mengetahui dan percaya terhadap kinerja penyelenggara negara khususnya tak terkecuali institusi pendidikan, sebab anggaran yang dikelolanya merupakan keuangan negara dan bukan keuangan pribadi.
Sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan UU No. 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Dalam hal ini diminta kepada Dinas Pendidikan untuk memanggil kepala sekolah SMPN 3 Percut Sei Tuan agar dilakukan pembinaan.
Sebelumnya, Sekolah merupakan tempat untuk menimba ilmu bagi anak bangsa. Oleh karenanya pemerintah pusat menggelontorkan berbagai bantuan untuk sekolah, baik sekolah formal (negeri) maupun sekolah swasta.
Salah satunya adalah Bantuan Oprasional Sekolah (BOS). Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yaitu kepala sekolah bisa menjaga dan melakukan perawatan sekolahnya dengan menggunakan anggaran Dana BOS 25%. Tapi masih ada saja bangunan sekolah terlihat tidak enak dipandang mata.
Salah satunya adalah SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Pantauan awak media Eksisnews.com di sekolah tersebut, Selasa (4/7/2023) terlihat kondisi sekolah nampak kurang perawatan yang dilakukan oleh kepala sekolah.
Terlihat dinding tembok kusam (tidak ada perawatan pengecatan), plafon asbes di luar ruangan kelas tampak berlubang, kaca cendela banyak yang pecah, padahal dana BOS yang didapat tidak sedikit. (ENC-Andi)
Comments are closed.