Polsek Medan Barat Tangkap Ketua Geng Motor Otak Pelaku Pembegalan

EKSISNEWS.COM, Medan – Personel Reskrim Polsek Medan Barat berhasil menangkap ketua geng motor ‘Uyots’ yang merupakan otak pelaku pembegalan menggunakan senjata tajam (Sajam).

Pelaku berinisial RW alias WS (18), ditangkap di kediamannya Jalan Marelan, pada Senin (1/11/2022) malam.

Sebelumnya Polisi juga berhasil meringkus beberapa orang anggota geng motor lainya yang mana dua diantaranya mengaku sebagai ketua dan panglima geng motor Uyots.

Komplotan geng motor ini merupakan gabungan dari 2 geng motor yang melakukan pencurian dengan kekerasan pada seorang korbanya bernama Rio Supriadi dan mengambil 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 3733 AKI di Jalan Yos Soedarso, Kecamatan Pulo Brayan Medan, pada 30 Agustus 2022 lalu. Peristiwa itu pun viral di media sosial.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Ruzi Gusman pada Konfrensi pers nya, Rabu (2/11/2022) mengatakan bahwa usai kejadian Unit Reskrim Polsek Medan Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Dari hasil olah TKP itu, tim berhasil meringkus seorang panglima dan ketua geng motor serta 5 orang anggota lainya yang terlibat dalam berbagai kasus pencurian disertai kekerasan di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Medan Barat, Polrestabes Medan,” jelasnya.

Dikatakannya, dari 7 orang pelaku yang berhasil diamankan, 3 diantaranya masih dibawah umur, diantaranya berinisial SWK ( 18), AR,(17), JA( 17), ASB (18) dan SA ( 18) serta AA (20) dan DM (19).

Sebelumnya kawanan Geng motor yang terdiri dari gabungan 3 gerombolan Geng motor ini juga terlibat pencurian dengan kekerasan di bundaran Kalpataru, Jalan H. Adam Malik dan melakukan pembacokan terhadap warga masyarakat di Jalan Bilal, Medan.

Dijelaskan Ruzi, tersangka RW ini merupakan ketua dari Genk motor Uyots yang lama dicari yang juga melakukarn pencurian dengan kekerasan di Jalan Yos Sudarso.

“Terhadap tersangka kita jerat dengan pasal 365 ayat 2 ke 2e KUHPidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (ENC-Fr)

Comments are closed.