Sentuhan Akhir di Jembatan Gebang: Menggores Warna Baru di Pesisir Langkat
EKSISNEWS.COM, Langkat -;Deru mesin adukan semen kini berganti dengan aroma cat yang menguar di udara Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.
Di bawah langit pesisir yang sedikit berawan, beberapa prajurit TNI berkaus loreng dengan sepatu bot hitam tampak tekun menggoreskan kuas.Mereka yang terlatih bersama personel Polri dibantu masyarakat setiap hariterus mengeluarkan peluh untuk mewujudkan pembangunan jembatan.
Sisi-sisi dinding jembatan beton yang semula abu-abu kusam, kini mulai bersolek dengan kelir kuning terang dan putih bersih.
Aktivitas pengecatan pada Jumat, 15 Mei 2026 ini menjadi penanda penting: pembangunan Jembatan TMMD ke-128 hasil sinergi Kodim 0203/Langkat dan Pemkab Langkat telah memasuki tahap akhir (finishing).
Infrastruktur sepanjang 6 meter dan lebar 4 meter yang dinanti ratusan warga tersebut kini berdiri megah, siap memutus isolasi antardusun yang bertahun-tahun membelenggu urat nadi perekonomian lokal.
Bagi warga setempat, mayoritas menggantungkan hidup dari bertani dan melaut, goresan cat kuning di dinding jembatan itu bukan sekadar hiasan estetika. Ia adalah simbol fajar baru.
Jalur titian kayu usang yang dulu rapuh dan bertaruh nyawa, kini telah bertransformasi menjadi struktur beton kokoh yang menjamin keselamatan mobilitas mereka.
”Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan manfaat lebih bagi masyarakat,” ujar Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 128, Letkol Inf Medwin Sangkakala.
Letkol Inf Medwin menegaskan bahwa rampungnya jembatan ini akan membawa efek domino yang signifikan.
Akses yang layak dipastikan memangkas waktu dan biaya angkut hasil bumi, meningkatkan denyut ekonomi, sekaligus mempermudah akses sosial dan pendidikan anak-anak sekolah di wilayah pesisir Langkat.
Investasi Masa Depan Lewat Kebersamaan
Di lokasi, pengerjaan tahap akhir ini tetap diwarnai atmosfer kebersamaan yang kental. Beberapa warga lokal tampak berdiri di ujung jembatan berbatu, menyaksikan dengan saksama proses pengecatan yang dilakukan para prajurit.
Kedekatan tanpa sekat antara Satgas TMMD dan masyarakat seolah mempertegas bahwa jembatan ini dibangun di atas fondasi kemanunggalan yang kuat.
Dengan fisik jembatan yang kini tampak rapi dan memasuki fase finishing, harapan warga Desa Pasar Rawa kini telah menemukan bentuk nyatanya.
Jembatan TMMD 128 di Kecamatan Gebang ini tidak hanya sukses menghubungkan dua daratan yang terpisah.
Melainkan sebagai pengikat erat kepercayaan masyarakat bahwa perubahan dan kesejahteraan bisa diwujudkan lewat gotong royong yang tulus. (ENC-1)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.