oleh

Warga Perumahan Kenanga Asri Minta  Perlindungan

EKSISNEWSS.COM, Batang Kuis – Puluhan warga komplek perumahan Kenanga Asri yang berada di Dusun III Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, merasa resah dengan ulah sekelompok oknum yang meresahkan di wilayah komplek perumahan tersebut.

Dengan mengatasnamakan BKMyang ada di komplek itu, kelompok tersebut, menguasai sebuah musollah yang berada di kawasan perumahan itu. Warga terusik ketika sekelompok tersebut melarang warga di komplek itu memakai mik atau pembesar suara, yang ada di musollah itu, untuk mengumumkan jadwal perwiritan yasin sebagai kegiatan rutin warga di komplek itu.

Selain itu selompok warga itu juga menutup pos jaga malam yang sebelumnya dibangun oleh pihak developer perumahan Kenanga Asri tersebut, “Pos jaga malam kami sempat ditutup oleh mereka dan musollah di komplek kami seperti dikuasai oleh mereka. Padahal itu adalah musollah milik warga perumahan yang dibangun oleh pihak developer.

Dan saat kami membeli rumah di sini pihak developer menyediakan sarana musollah itu, sebagai sarana ibadah masyarakat di komplek tersebut.
Setelah ada musyawarah dengan pihak desa, pos jaga malam kami jebol lagi untuk kami aktivkan lagi dan portal untuk masuk perumahan kami pasang,” ujar salah seorang warga yang bermukim di komplek itu kepada Eksisnews.com Senin(20/07/2020).

Menurut warga tersebut, sekelompak warga yang mengatasnamakan BKM, juga selalu memancing keributan warga. “Mereka selalu mangeluarkan kata-kata kasar yang selalu membuat warga di komplek ini tersinggung.
“ Kami warga di sini meminta aparat pemerintahan dan aparat  hukum dalam hal ini pihak desa dan kepolisian, agar selalu turun ke komplek kami, untuk memantau keadaan di komplek kami, agar kami bisa hidup tenang di komplek kami ini, tidak selalu terusik dengan ulah-ulah kelompok tersebut,” ujar warga.

Ketua RT Perumahan Kenanga Asri Dusun III Desa Baru, Syamsul Bahri saat dikonfirmasi mengatakan sangat menyayangkan beberapa kali keributan warga di Komplek Kenanga Asri antara warga komplek dengan sekelomok yang mengatasnamakan BKM di lingkungan komplek tersebut.

“Sebagai ketua RT di komplek ini saya sangat menyayangkan beberapa kali keributan warga yang terjadi baru-baru ini. Saat ini keadaan sudah kondusif, setelah masalah tang terjadi sore bagi oleh pihak desa. Kemarin pos jaga yang selama ini ditutup kami sudah jebol lagi untuk kami aktifkan lagi pos jaga tersebut.

Selain itu dengan gotong royong bersama warga komplek, kami beberapa hari yang lalu, kami dirikan portal di jalan mssuk perumahan,” ujar Syamsul Bahri.

Syamsul Bahri berharap, dengan suasana yang sudah kondusif ini, jangan ada lagi ulah sekelomlok orang yang membuat onar dan meresahkan warga. Pihak desa dan kecamatan juga kami harap memperhatikan keluhan warga di sini,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala perwiritan yasin Perumahan Kenanga Asri Ibu Dede, yang mengharapkan agar tidak ada lagi keresahan warga di komplek tersebut. “Kami mengharapkan jangan ada lagi keributan-keributan di komplek ini sehingga kayu ayam perwiritan kami bisa berjalan lancar,” ujar Ibu Dede.

Sementara itu, Ahmad Muhajirin sebagai tokoh agama di komplek tersebut mengatakan bahwa masalah keributan warga di depan musollah Perumahan Kenanga Asri beberapa hari lalu sudah ditengahi dan diselesaikan oleh pihak desa.”Saya kira saya tidak bisa berkomentar tentang hal ini, semua sudah diselesaikan di kantor desa, jadi sebaiknya bapak minta keterangan kepala desa saja,” ujar Ahmad Muhajirin.

Kepala Desa Baru Masudin saat ditemui  menegaskan  agar di Perumahan Kenanga Asri tidak terjadi lagi keributan warga di Komplek Kenanga Asri .

“Kalau ada informasi bahwa keributan keributan di komplek Kenanga Asri itu dipicu oleh ulah sekelompok yang mengatasnamakan BKM saya baru dapat infonya. ” Keamanan warga adalah tanggung jawab kita bersama, saya harap tidak ada lagi keributan warga, semua bisa dimusyawarahkan dengan baik, kalau ada kelompok-kelompok yang membuat keributan, saya akan cari informasinya,” jelas kades.

Camat Batang Kuis Avro Wibowo kepada Eksisnews.com mengatakan, masalah warga komplek Kenanga Asri sudah diselesaikan oleh pihak desa.
“Kepala desa sudah melakukan musyawarah di perumahan, informasinya masalah ini sudah diselesaikan dengan baik,” katanya. (ENC-1)

Komentar

Baca Juga