GMNI Medan Tanam 1000 Pohon, Tegaskan Sikap Ideologis Selamatkan Lingkungan
EKSISNEWS.COM, Medan — Dalam momentum Dies Natalis ke-72, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan menunjukkan keberpihakan nyata terhadap isu lingkungan dengan menggelar aksi penanaman 1000 pohon di Taman Hutan Kota PT. PLN, Kecamatan Medan Baru, Senin (13/3/2026).
Mengusung tema “Menghijaukan adalah Sikap, Menanam adalah Perlawanan”, GMNI berpandangan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan manifestasi sikap ideologis kaum muda dalam merespons krisis ekologis yang kian mengkhawatirkan.
Aksi ini juga melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari pihak Pemerintahan Kota Medan dalam hal ini Kecamatan Medan Baru, aparat keamanan dari TNI dan Kepolisian, serta tokoh masyarakat, hingga elemen pemuda sebagai bentuk kolaborasi kolektif lintas sektor.
Ketua DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi, menegaskan bahwa gerakan menanam pohon adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian dan eksploitasi lingkungan yang terus terjadi.
“Menghijaukan adalah sikap, karena ia lahir dari kesadaran ideologis untuk menjaga bumi sebagai ruang hidup bersama. Menanam adalah perlawanan, karena di tengah kerusakan yang masif, kita memilih untuk bertindak, bukan diam,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa GMNI sebagai organisasi kader bangsa tidak boleh hanya berhenti pada diskursus intelektual, tetapi harus hadir dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.
“Ini bukan sekadar menanam pohon, ini adalah menanam harapan. GMNI harus menjadi pelopor, bukan penonton, dalam menghadapi krisis lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi untuk masa depan bangsa,” lanjut Damses.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari pihak Pemerintahan Kota Medan dan Masyarakat Kota Medan yang menilai aksi ini sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar, sebagai upaya memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab semua pihak.
Melalui aksi ini, DPC GMNI Kota Medan menegaskan bahwa perjuangan tidak hanya berlangsung di ruang-ruang diskusi, tetapi juga di lapangan—di tanah yang ditanam, di pohon yang tumbuh, dan di harapan yang diperjuangkan.
Menghijaukan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dan menanam, adalah bentuk paling nyata dari perlawanan. (ENC-1)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.