oleh

Miliki 4,82 Gram Sabu, Warga Sunggal Divonis 5 Tahun Penjara

-HUKRIM-9 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Majelis Hakim yang diketuai Phillip Mark Soentpiet menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Muhammad Ali Said Panjaitan warga Jalan Pattimura Gang Harapan No. 45 Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru Kota Medan / Jalan T.B. Simatupang Gang Mushola Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan divonis selama 5 tahun penjara saat di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu, (19/1/2022).

“Mengadili menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Muhammad Ali Said Panjaitan selama 5 tahun penjara,” ucap Ketua Majelis Hakim, Phillip.

Selain itu Majelis Hakim juga membebani terdakwa dengan denda sebesar 1 miliar, apabila tidak dibayar maka akan digantikan dengan 3 bulan.

Putusan Majelis Hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Liani Elisa Pinem yang sebelumnya menuntut selama 6 tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU, Liani Elisa Pinem, bahwa pada hari Senin tanggal 13 September 2021 saksi Hendrik, saksi Redi Yudha dan saksi M. Aulia Dharma, (anggota Kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut) mendapat informasi dari seorang informan bahwa adanya peredaran gelap Narkotika jenis sabu di Jalan T.B Simatupang Gang Mushola Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal Kota Medan yang dilakukan oleh terdakwa Muhammad Ali Said Panjaitan.

Selanjutnya saksi M. Aulia Dharma bersama dengan informan memesan sabu kepada terdakwa sebanyak 5 Gram dengan harga Rp 600 ribu per-Gramnya, sehingga harga keseluruhannya adalah Rp 3 juta.

Bahwa pada hari Selasa tanggal 14 September 2021 sekira pukul 13.30 Wib terdakwa sepakat dengan saksi Aulia Dharma  bersama tim menyerahkan Narkotika jenis sabu- sabu di Jalan T.B Simatupang Gang Mushola Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal Kota Medan, kemudian pada saat terdakwa hendak menyerahkan 1 bungkus Narkotika kepada saksi Aulia terdakwa menjatuhkan kotak yang berisi Narkotika jenis sabu, saksi M. Aulia Dharma  langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Selanjutnya, Aulia  menyuruh terdakwa untuk mengambil dan membuka kotak rokok yang berisi 1 bungkus plastik klip berisi sabu-sabu yang dibeli dari Rudi (DPO). Kemudian saksi Aulia Dharma menyita barang bukti berupa 1 bungkus dengan kemasan plastik tembus pandang berat bersih 4,82 gram didalam kotak rokok Surya Gudang Garam, 1 unit handphone Android Merek Vivo warna Rosegold dan uang sejumlah Rp 616 ribu.

Selanjutnya terdakwa beserta seluruh barang bukti di bawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut untuk di proses lebih lanjut.

Bahwa terdakwa tidak memiliki ijin dari pihak yang berwenang untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Penimbangan dan Penghitungan Barang Bukti dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut pada tanggal 14 September  2021 telah melakukan penimbangan barang bukti sitaan berupa 1 (satu) plastik klip bening tembus pandang yang berisi Narkotika jenis shabu seberat netto 4,82 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(ENC-NZ)

 

Komentar

Baca Juga